Bir, Bir Halal, Fakta Bir, Jenis Bir, Manfaat Bir, Mitos Bir, Sejarah Bir

Minuman Tradisional Khas Indonesia yang Beralkohol

Minuman-Tradisional

Classicrootsdesign.com – Indonesia tidak hanya mempunyai makanan khas dan juga kekayaan budaya. Tapi, Indonesia juga mempunyai minuman tradisional yang unik dan tersebar di berbagai daerah. Masing-masing daerah pastinya punya minuman tradisional yang sangat beragam.

Pada umumnya, yang autentik adalah minuman-minuman yang beralkohol dan dihasilkan dari beragam fermentasi buah-buahan atau juga tumbuhan.

Akan tetapi, minuman tradisional biasanya disajikan dalam upacara khusus atau momen spesial dan  juga untuk menjamu tamu. Apakah kalian penasaran apa saja itu ?

Minuman-Tradisional

Minuman Tradisional Khas Indonesia yang Beralkohol Sebagai Berikut :

1. Lapen Minuman Tradisional Yogyakarta

Lapen merupakan minuman dari Yogyakarta. Lapen memiliki kadar alkohol 80 % dan alkohol ini juga murni. Lapen dicampur dengan cairan perasa buah-buahan.

2. Cap Tikus Minuman Tradisional Minahasa

Apakah kalian pernah mendengar minuman cap tikus? Minuman tradisional orang Minahasa ini mengandung alkohol lebih dari 40 %.

Kadar alkoholnya yang di dapatkan  juga tergantung dengan teknik penyulingan. Semakin sering disuling maka kadar alkohol yang dihasilkan tentunya semakin tinggi. Cap Tikus ini dibuat dari air nira atau biasa di sebut saguer.

3. Sopi Minuman Tradisional Khas Flores

Sopi merupakan minuman khas Flores dari Indonesia bagian timur. Sopi ini dari fermentasi aren, dalam bahasa ilmiah disebut arenga pinnata.

Biasanya sopi disajikan dalam momen-momen ritual, khusus, atau upacara daerah. Beberapa keluarga juga menghidangkan sopi untuk tamu-tamunya. Dalam kultur mereka, sopi dianggap sebagai minuman yang prestisius. Sopi bagi masyarakat Flores layaknya sebuah simbol kebersamaan.

4. Tuak Minuman Tradisional Lombok

Mungkin hampir setiap wilayah di Indonesia punya tuak. Salah satunya Lombok. Tuak Lombok dihasilkan dari bunga aren. Minuman ini berasal dari pohon aren yang memang banyak ditanam di kawasan hutan. Tuak ini mengandung alkohol hanya belasan persen saja.

Tuak, bagi masyarakat setempat juga menjadi sebuah simbol kekerabatan. Minuman ini dihidangkan untuk menjamu tamu atau diminum ketika berkumpul bersama dengan keluarga besar.

5. Arak Bali

Arak Bali mempunyai kadar arak yakni mencapai 30-50 %. Dalam takaran yang tak pas, arak ini akan memabukkan.

Minuman ini biasanya untuk keperluan upacara adat dengan ritual tertentu. Sama seperti halnya daerah lain, tujuannya untuk keakraban. Arak dibuat dari fermentasi sari kelapa juga buah-buahan. Arak bali ini biasanya diminum dengan campuran,sirup atau jus supaya rasanya lebih nikmat.

6. Ballo Minuman Tradisional Sulawesi Selatan

Ballo merupakan araknya orang Sulawesi Selatan. Ballo ini terbuat dari pohon nipa. Namun, bisa juga dibuat dari (ballo tala) pohon lontar atau beras. Namun, Masing-masing memiliki nama yang berbeda.

Orang pada zaman dulu percaya jika ballo dipakai untuk minuman perjamuan tamu-tamu kerajaan. Akan tetapi di zaman ini penikmatnya sudah meluas dan bukan untuk kalangan tertentu saja. Mulai orang biasa hingga bangsawan dapat menikmati minuman ini. Kadar alkoholnya juga mirip arak dan juga tuak.

Nah jadi itu tadi merupakan Minuman Tradisional khas nusantara yang sangat beragam. Nah, jika kalian tertarik dengan informasi seperti ini kalian bisa berkujung ke http://www.classicrootsdesign.com/ untuk informasi menarik lainnya.

Artikel Terkait :